Sabtu, 18 Desember 2010
Hari ini, aku bimbang untuk datang ke kumpul bulanan ALASKA-an. Selain tempatnya jauh dari tempat kostanku. Ada masalah klasik yang membuatku bimbang untuk datang. Biasaa….uang transport kesana yang lumayan menguras isi dompet (lebayyy). Terus, hari kamis atau jum’at aku berencana pulang kampung. Kalo aku ikut, gimana aku pulangnya..(mulai bimbang). Cukup lama juga memutuskan untuk kesana, namun setelah menimbang-nimbang. Akhirnya aku memutuskan untuk datang ke ALASKA-an. Ku putuskan untuk mengajak teman-teman ALASKA IPB untuk ikut serta, tapi sebagian besar sedang banyak aktivitas. Tapi, ada seorang yang ikut. Senengnyaa… Urusan uang pulang,,nanti ajalah.. Pasti ada solusinya, karena setiap masalah selalu akan ada solusinya. Allah kan memberikan kita akal, nah dari akal itulah kita bisa memikirkan solusinya. (ndak yo..???)
Ahad, 19 Desember 2010
Kesepakatan untuk datang ke ALASKA-an sudah diputuskan, jam 08.00 berangkat dari Bogor. Sebelum berangkat, jam 06.00 aku sudah menyiapkan sarapan spesial buatan sendiri,,,,nasi goreng sayur yang lezzzaatnya ga ketulungan…(mulai narsiss..hoho). Selain untuk berhemat, mencegah pula biar ga jajan waktu perjalanan ke ALASKA-an di Halim Kusuma, Jakarta. Setelah selesai sarapan, barulah aku beres-berse tas dan memasukkan beberapa barang untuk persediaan ke Jakarta (Padahal cuma bawa air putih thokk)..
Bertemulah aku dengan kakak kelas, yang cantik dan baik hati (Jo GR yo mbak,,,haha). Dengan terkantuk-kantuk, sampailah di terminal Bus Baranangsiang (BS). Untuk memperpendek waktu, kita naik bus AC. Nah,,,,ga tau kenapa,,mungkin kakak kelasku tau kalau aku lagi bokek., atau Allah telah menggerakkan hatinya.. Untuk bus kesana,,aku dibayarin.. Duhh,,,makasih mbak…makasih ya Rabb..
Hanya 40 menit, kami sudah sampai di Kp. Rambutan. Kami melanjutkan perjalanan kami ke daerah Halim, dengan transit ke rumah mas Imam.
Disana, kami beristirahat dan sholat. Jam 1 siang, kami baru berangkat ke Halim Kusuma tempat kami kumpul ALASKA-an. Emang rezeki tidak akan kemana, kami dibayarin transpor oleh kakak kelas yang sudah bekerja. Aku hanya ngeluarin uang transpor angkot, dan itu pun murah. Ga nyampe bikin si “skimpy” (nama dompetq) muntah….hahaha
Nyampe ditempat ALASKA-an,,,aku baru sadar. Ternyata aku kerumah orangtua temen SMP ALASKA dulu. Jadi tau, kalo mau maen2 kesana. haha..
Acaranya,,,memang seperti itu-itu aja. But, I Like it..tahlilan lanjut baca Barzanzi,.. Ayeesss,,,rasanya…membayangkan dulu ketika Rosulullah hijrah ke Madinah. Orang-orang Madinah, menyambutnya dengan sholawatan. Acara demi acara telah terselesaikan, akhirnya kita siap-siap mau pulang. Ehh,,,pas mau pulang, kita disuruh bungkus2 makanan buat di kostan (luamayan menghemat jatah makan sehari,,hehehe). Selain itu,,..ada angpao rek.. Wuiih,,,ga nyangka euy.. Alhamdulillah,,lumayan buat nambah uang pulang kampung…hahaha
Selama dalam perjalanan, aku sedikit bermenung diri. Inilah hikmah dari menyambung tali silaturrahmi, selain memperpanjang umur,,,menambah rizqi pula,,,hehehe.. Setiap kesulitan yang kita miliki, juga terselesaikan dengan ending yang menyenangkan. Thank’s to Allah,,, Luv all ALASKA Jabodetabek…
Saran & Kritik