<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>3S (Spirit, Smart, Success)</title>
	<atom:link href="http://dewichalim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dewichalim.wordpress.com</link>
	<description>Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Mar 2011 05:27:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dewichalim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/7bb4c03914ed395b4e52998e3bf13626?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>3S (Spirit, Smart, Success)</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dewichalim.wordpress.com/osd.xml" title="3S (Spirit, Smart, Success)" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dewichalim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Rinai Hujan,,Semerbakkan Harum Alam.</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2011/03/18/rinai-hujansemerbakkan-harum-alam/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2011/03/18/rinai-hujansemerbakkan-harum-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2011 08:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Aku sangat menyukai hujan,,entah kenapa aku begitu menyukainya.. ketika rintik pertama,,bersentuhan dengan tanah.. hatiku bergetar,,, hidungku mendengus&#8230; mengendus-endus aroma yang diciptakan hujan.. Mencium semerbak alam yang menyegarkan.. Membuatku seolah menyatu pada alam.. Bau tanah,,,,yang begitu menyeruak dalam hidungku.. Menyesaki kepalaQ,,dengan aroma2 khas tanah liat.. Menandakan bahwa dia kembali hidup,,. stelah sekian lama,,hujan tak menjenguknya,,mengisi rongga2nya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=208&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku sangat menyukai hujan,,entah kenapa aku begitu menyukainya..<br />
ketika rintik pertama,,bersentuhan dengan tanah..<br />
hatiku bergetar,,,<br />
hidungku mendengus&#8230;<br />
mengendus-endus aroma yang diciptakan hujan..<br />
Mencium semerbak alam yang menyegarkan..<br />
Membuatku seolah menyatu pada alam..<br />
Bau tanah,,,,yang begitu menyeruak dalam hidungku..<br />
Menyesaki kepalaQ,,dengan aroma2 khas tanah liat..<br />
Menandakan bahwa dia kembali hidup,,.<br />
stelah sekian lama,,hujan tak menjenguknya,,mengisi rongga2nya.<br />
Membasahi ruang2 yang tenggah kering kerontang..</p>
<p>Aku menyukainya,,,mencium bau2 harum dari tanah.. membuatku tenang,,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=208&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2011/03/18/rinai-hujansemerbakkan-harum-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersyukur adalah wujud terima kasihmu kepada-Nya</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2011/01/29/bersyukur-adalah-wujud-terima-kasihmu-kepada-nya/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2011/01/29/bersyukur-adalah-wujud-terima-kasihmu-kepada-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 08:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Musa]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Rezeki]]></category>
		<category><![CDATA[Syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari aku mengamati apa yang terjadi disekitarku. Kadang aku berpikir, kenapa orang miskin selalu tetap berada dalam kemiskinannya. Dan orang kaya semakin bertambah kekayaannya. aku selalu menanyakan pada hati, dan aku sudah menemukan jawabannya. Entah ada angin apa, tiba-tiba aku ingin mendengarkan radio. Mungkin Allah memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam hatiku melalui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=204&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari aku mengamati apa yang terjadi disekitarku. Kadang aku berpikir, kenapa orang miskin selalu tetap berada dalam kemiskinannya. Dan orang kaya semakin bertambah kekayaannya. aku selalu menanyakan pada hati, dan aku sudah menemukan jawabannya. Entah ada angin apa, tiba-tiba aku ingin mendengarkan radio. Mungkin Allah memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam hatiku melalui media itu. Di radio, sedang berkisah tentang dua orang laki-laki yang berbeda pada zaman Nabi Musa as. Yang satu miskin, dan yang satu lagi kaya. Suatu hari, seorang laki-laki miskin mendatangi Nabi Musa as, dan berkata: &#8220;wahai Nabi, kenapa sampai saat ini saya masih miskin. Apa yang harus saya lakukan agar hidup saya lebih baik?&#8221;, dan Nabi Musa as memberikan jawabannya yang menurut laki-laki tersebut bukan sebuah solusi. Nabi Musa menjawab:&#8221;Hendaklah engkau bersyukur sebanyak-banyaknya kepada Allah&#8221;. Laki-laki itu berkata lagi: &#8220;Bagaimana saya bisa bersyukur, sedangkan saya tidak memiliki apa-apa yang harus saya syukuri&#8221;. Kemudian laki-laki itu pergi dengan perasaan kesal.<br />
Beberapa hari kemudian, datang seorang laki-laki kaya ke rumah Nabi Musa. Laki-laki itu bercerita tentang kehidupannya yang selalu berkecukupan. Meskipun dia hidup serba berlebihan, akan tetapi hatinya tidak tenang akan kekayaannya. Oleh karena itu dia bertanya kepada Nabi Musa: &#8220;Wahai Nabi, apa yang harus saya lakukan agar saya menjadi seorang yang miskin?&#8221;. Nabi pun menjawab: &#8220;Hendaknya engkau tidak usah bersyukur kepada Allah&#8221;. Lalu laki-laki tersebut menanggapi jawaban Nabi Musa: &#8220;Bagaimana saya tidak bersyukur kepada Allah, padahal saya sudah diberikan kenikmatan tangan, kaki, nafas, dan akal. Sehingga saya bisa bekerja dengan giat dan berhasil seperti ini&#8221;. Lalu laki-laki ini pun pergi.<br />
Selang beberapa bulan,,orang miskin yang datang ke Nabi Musa semakin bertambah miskin. Bahkan harta yang dia miliki hanyalah baju yang menempel pada badannya. Sedangkan orang kaya itu, semakin bertambah pula hartanya. Sehingga dia bisa bersedekah pada si miskin.</p>
<p>Dari cerita itu,,aku sedikit bisa mengetahui kenapa orang papa malah semakin papa. Hal ini pernah aku lihat sendiri. Ketika itu, aku sedang dalam perjalanan pulang ke Bogor. Dalam bus, ada seorang pemuda yang sedang mengamen. Dari rumah aku sudah menyiapkan beberapa uang receh untuk persiapan jika ada pengamen. Sebelum pemuda itu mengamen, di tempat sebelumnya juga ada yang mengamen. Dan ketika, aku memberikan uang receh 200,-. Dia tidak menolaknya. Akan tetapi beda halnya dengan pemuda yang ini. Ketika aku menyodorkan 200,- dia malah menolaknya dengan kasar dan mengeluarkan kata-kata yang membuatkan ingin menangis. Apa salah jika aku hanya memberinya 200,-????&#8230; Dengan hati yang sedikit sakit,,,karena tingkahnya.. aku hanya berdo&#8217;a semoga Allah memberikan kemudahan baginya untuk mendapatkan rizki. Dan sedikit menyayangkan sikap pemuda itu. Seharusnya dia bersyukur, atas nikmat yang diberi. Secara ekonomi saja, kalo 200,- dikalikan 20 orang dibus bisa 4.000,- dan jika sehari dia mengamen sebanyak 20 kali. Dia bisa mendapatkan Rp. 200,- X 20 X 20 = Rp. 80.000&#8230;<br />
Aku tidak tahu bagaimana,,dia selanjutnya.. Hanya Allah yang tahu cara memperlakukannya.<br />
Padahal dalam Al-Qur&#8217;an sudah dijelaskan, yang intinya: Ketika engkau bersyukur kepada-Ku, niscaya Aku akan menambahkan nikmat kepadamu. Namun, apabila engkau ingkar, sesungguhnya engkau akan mendapatkan azab yang lebih menyedihkan&#8230; </p>
<p>Maka dari itu,,,,untuk kawan-kawan yang membawa blog ini. Sudahkah anda mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepadamu???.<br />
Kalo belum,,lekaslah sadar dan bersyukur atas apa yang telah Dia berikan kepadamu. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=204&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2011/01/29/bersyukur-adalah-wujud-terima-kasihmu-kepada-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Menyambung Tali Silaturrahmi</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/12/20/hikmah-menyambung-tali-silaturrahmi/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/12/20/hikmah-menyambung-tali-silaturrahmi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 04:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceritaku]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Muayyad]]></category>
		<category><![CDATA[ALASKA]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Halim Kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[IPB]]></category>
		<category><![CDATA[Jabodetabek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 18 Desember 2010 Hari ini, aku bimbang untuk datang ke kumpul bulanan ALASKA-an. Selain tempatnya jauh dari tempat kostanku. Ada masalah klasik yang membuatku bimbang untuk datang. Biasaa&#8230;.uang transport kesana yang lumayan menguras isi dompet (lebayyy). Terus, hari kamis atau jum&#8217;at aku berencana pulang kampung. Kalo aku ikut, gimana aku pulangnya..(mulai bimbang). Cukup lama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=202&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 18 Desember 2010</p>
<p>Hari ini, aku bimbang untuk datang ke kumpul bulanan ALASKA-an. Selain tempatnya jauh dari tempat kostanku. Ada masalah klasik yang membuatku bimbang untuk datang. Biasaa&#8230;.uang transport kesana yang lumayan menguras isi dompet (lebayyy). Terus, hari kamis atau jum&#8217;at aku berencana pulang kampung. Kalo aku ikut, gimana aku pulangnya..(mulai bimbang). Cukup lama juga memutuskan untuk kesana, namun setelah menimbang-nimbang. Akhirnya aku memutuskan untuk datang ke ALASKA-an. Ku putuskan untuk mengajak teman-teman ALASKA IPB untuk ikut serta, tapi sebagian besar sedang banyak aktivitas. Tapi, ada seorang yang ikut. Senengnyaa&#8230; Urusan uang pulang,,nanti ajalah.. Pasti ada solusinya, karena setiap masalah selalu akan ada solusinya. Allah kan memberikan kita akal, nah dari akal itulah kita bisa memikirkan solusinya. (ndak yo..???)</p>
<p>Ahad, 19 Desember 2010</p>
<p>Kesepakatan untuk datang ke ALASKA-an sudah diputuskan, jam 08.00 berangkat dari Bogor. Sebelum berangkat, jam 06.00 aku sudah menyiapkan sarapan spesial buatan sendiri,,,,nasi goreng sayur yang lezzzaatnya ga ketulungan&#8230;(mulai narsiss..hoho). Selain untuk berhemat, mencegah pula biar ga jajan waktu perjalanan ke ALASKA-an di Halim Kusuma, Jakarta. Setelah selesai sarapan, barulah aku beres-berse tas dan memasukkan beberapa barang untuk persediaan ke Jakarta (Padahal cuma bawa air putih thokk)..<br />
Bertemulah aku dengan kakak kelas, yang cantik dan baik hati (Jo GR yo mbak,,,haha). Dengan terkantuk-kantuk, sampailah di terminal Bus Baranangsiang (BS). Untuk memperpendek waktu, kita naik bus AC. Nah,,,,ga tau kenapa,,mungkin kakak kelasku tau kalau aku lagi bokek., atau Allah telah menggerakkan hatinya.. Untuk bus kesana,,aku dibayarin.. Duhh,,,makasih mbak&#8230;makasih ya Rabb..<br />
Hanya 40 menit, kami sudah sampai di Kp. Rambutan. Kami melanjutkan perjalanan kami ke daerah Halim, dengan transit ke rumah mas Imam.<br />
Disana, kami beristirahat dan sholat. Jam 1 siang, kami baru berangkat ke Halim Kusuma tempat kami kumpul ALASKA-an. Emang rezeki tidak akan kemana, kami dibayarin transpor oleh kakak kelas yang sudah bekerja. Aku hanya ngeluarin uang transpor angkot, dan itu pun murah. Ga nyampe bikin si &#8220;skimpy&#8221; (nama dompetq) muntah&#8230;.hahaha<br />
Nyampe ditempat ALASKA-an,,,aku baru sadar. Ternyata aku kerumah orangtua temen SMP ALASKA dulu. Jadi tau, kalo mau maen2 kesana. haha..<br />
Acaranya,,,memang seperti itu-itu aja. But, I Like it..tahlilan lanjut baca Barzanzi,.. Ayeesss,,,rasanya&#8230;membayangkan dulu ketika Rosulullah hijrah ke Madinah. Orang-orang Madinah, menyambutnya dengan sholawatan. Acara demi acara telah terselesaikan, akhirnya kita siap-siap mau pulang. Ehh,,,pas mau pulang, kita disuruh bungkus2 makanan buat di kostan (luamayan menghemat jatah makan sehari,,hehehe). Selain itu,,..ada angpao rek.. Wuiih,,,ga nyangka euy.. Alhamdulillah,,lumayan buat nambah uang pulang kampung&#8230;hahaha<br />
Selama dalam perjalanan, aku sedikit bermenung diri. Inilah hikmah dari menyambung tali silaturrahmi, selain memperpanjang umur,,,menambah rizqi pula,,,hehehe.. Setiap kesulitan yang kita miliki, juga terselesaikan dengan ending yang menyenangkan. Thank&#8217;s to Allah,,, Luv all ALASKA Jabodetabek&#8230; </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=202&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/12/20/hikmah-menyambung-tali-silaturrahmi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Indonesia Mencapai Good Forest Governance?</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/08/16/mungkinkah-indonesia-mencapai-good-forest-governance/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/08/16/mungkinkah-indonesia-mencapai-good-forest-governance/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 19:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Paper at KPM]]></category>
		<category><![CDATA[forest]]></category>
		<category><![CDATA[good governance]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya alam]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi hutan di Indonesia menunjukkan adanya perubahan sumberdaya hutan baik kualitas maupun kuantitas ke arah yang mengkhawatirkan. Tidak bermaksud untuk mendramatis kondisi hutan di Indonesia yang sekarang menjadi keprihatinan banyak pihak baik nasional maupun internasional. Data menunjukkan bahwa dari luas 120,35 juta hektar, sekitar 59,3 juta hektar kondisinya rusak dengan laju kerusakan pada periode 2000-2006 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=197&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi hutan di Indonesia menunjukkan adanya perubahan sumberdaya hutan baik kualitas maupun kuantitas ke arah yang mengkhawatirkan. Tidak bermaksud untuk mendramatis kondisi hutan di Indonesia yang sekarang menjadi keprihatinan banyak pihak baik nasional maupun internasional. Data menunjukkan bahwa dari luas 120,35 juta hektar, sekitar 59,3 juta hektar kondisinya rusak dengan laju kerusakan pada periode 2000-2006 sebesar 1,08 juta hektar per tahun (Husna Faad dan Faisal D.F., 2007).<br />
Hutan di Indonesia merupakan asset yang mampu menghidupi jutaan orang di Indonesia. Hutan bagi Indonesia adalah sumberdaya alam yang paling penting karena hutan menyimpan sebagian besar keanekaragaman spesies dan sebagai pabrik penghasil oksigen yang sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia. Kekayaan hutan yang menutupi lebih dari separuh luas daratan di Indonesia dan menjadi tempat tinggal 80-95 juta jiwa komunitas-komunitas lokal (Andy White dan Alejandra, 2002). Namun kekayaan itu hanya dinikmati beberapa gelintir orang-orang mempunyai hak-hak istimewa terhadap hutan. </p>
<p>Hutan<br />
Sejak pemerintah mengeluarkan HPH (Hak Penguasaan Hutan) baik untuk perusahaan skala besar maupun kecil, kerusakan hutan semakin meningkat. Perusahaan-perusahaan asing mulai diizinkan untuk “mengolah” lahan Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut dengan teknologi yang modern dalam mengeksploitasi hutan, menyebabkan hutan semakin sedikit.<br />
Istilah penggundulan hutan muncul ketika hutan-hutan yang dibabat oleh perusahaan-perusahaan secara cepat seperti memotong rambut di tukang potong rambut. Meskipun terdapat program reboisasi, namun belum ada keberhasilan dalam penerapan program tersebut. Program penghutanan kembali yang dikaitkan dengan pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) tidak pernah berhasil mencapai target karena selama ini program tersebut hanyalah sebagai kedok untuk menarik dana reboisasai yang teronggok dikantong pemerintah pusat (Jurnal KF, 2008).<br />
Tindakan pembukaan hutan secara besar-besaran telah mengakibatkan kebakaran hutan, degradasi lahan, erosi, illegal logging, konflik-konflik yang terjadi dalam masyarakat mengenai hutan, dan bencana banjir yang sampai saat ini belum ditemukan bentuk penanggulangan yang efektif. Konflik yang tak kunjung ada penyelesaiannya juga menambah permasalahan hutan di Indonesia. Hutan semakin menuju masa-masa kritisnya.<br />
Krisis mulai merambah dibelahan dunia, dampak dari pemanfaatan sumberdaya alam yang berlebihan mulai terlihat dengan adanya pemanasan global yang biasa disebut global warming. Kampanye-kampanye untuk melakukan perbaikan kembali hutan-hutan yang kritis semakin marak. Pemerintah mau tidak mau harus turun tangan untuk mengatasi dampak dari kelalaiannya mengelola hutan.<br />
Pengrusakan hutan yang diakibatkan karena kurangnya pemerintah dalam melakukan pengelolaan sumberdaya alam serta konflik-konflik antar masyarakat dengan pemerintah tidak teratasi secara keseluruhan. Pemerintah terutama pihak perhutani akhirnya memunculkan konsep-konsep pengelolaan sumberdaya alam bersama masyarakat sebagai jawaban terhadap fenomena-fenomena sosial ekonomi dimasyarakat sekitar hutan.<br />
Akan tetapi dalam penerapannya, pihak perhutani belum banyak melakukan negosiasi dengan masyarakat sekitar hutan sehingga sering kali program tersebut ditolak mentah-mentah oleh masyarakat. Namun, ada beberapa daerah yang mulai menunjukkan perhatiannya untuk melakukan pengelolaan SDA tersebut. Di Kuningan misalnya, konsep PHBM mengalami keberhasilan. Hal itu dikarenakan stakeholders di Kuningan dapat berkolaborasi secara langsung. Proses negosiasi antar pihak mencapai kesepakatan untuk mengelola hutan. Namun, ada juga konsep PHBM yang malah berujung menjadi konflik.<br />
Pendirian Taman Nasional yang juga merupakan alternatif solusi dalam pengelolaan sumberdaya alam yang dibentuk pemerintah untuk mengkonservasi hutan. Justru banyak menimbulkan konflik antara pihak taman nasional dengan masyarakat yang tinggal dalam wilayah Taman Nasional tersebut. Pengetahuan-pengetahuan tentang hutan dari Taman Nasional yang cenderung berseberangan dengan pengetahuan-pengetahuan lokal di masyarakat adat menjadi pokok konflik yang perkepanjangan. Keegoisan pihak Taman Nasional yang tidak mau memahami nilai-nilai serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat adat yang tinggal di hutan tersebut juga kerap memicu konflik diantara keduanya.</p>
<p>Good Forest Governance?<br />
Jika konflik-konflik tersebut tidak dapat diatas dalam jangka waktu yang panjang. Akankah Indonesia dapat meminimalisir kerusakan-kerusakan sumberdaya alam yang dimilikinya. Akankah hutan yang sekarang akan habis akibat tidak adanya pengelolaan yang efektif. Pemerintah perlu meninjau ulang tata kelola hutan yang selama ini telah diterapkan agar hutan di Indonesia di masa mendatang tidak tergerogoti oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab yang merugikan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Dewy Chalim<br />
Mhs Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=197&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/08/16/mungkinkah-indonesia-mencapai-good-forest-governance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar menulis</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/belajar-menulis/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/belajar-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 14:38:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Biarpun belepotan,,aku akan terus belajar menulis. Aku ga mau,&#8230;jika aku tak punya catatan kehidupan tentang diriku,.. Meski,,banyak catatan-catatan yg ruwet.. Berusaha untuk membuat sebuah catatan yang nantinya akan dibaca banyak orang dan bermanfaat untuk generasi selanjutnya.. Bagimana cara aku menulis,,akupun tak tahu.. Teknik menulispun aku tak menguasainya.. yang aku bisa hanya menulis&#8230;menulis..dan menulis.. Ya Rabb,,mudahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=195&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biarpun belepotan,,aku akan terus belajar menulis.<br />
Aku ga mau,&#8230;jika aku tak punya catatan kehidupan tentang diriku,..<br />
Meski,,banyak catatan-catatan yg ruwet..<br />
Berusaha untuk membuat sebuah catatan yang nantinya akan dibaca banyak orang dan bermanfaat untuk generasi selanjutnya..<br />
Bagimana cara aku menulis,,akupun tak tahu..<br />
Teknik menulispun aku tak menguasainya.. yang aku bisa hanya menulis&#8230;menulis..dan menulis..<br />
Ya Rabb,,mudahkan hamba-Mu ini untuk menulis sebuah adikarya yang mampu mengguncangkan dunia&#8230;karena tulisan-tulisan yang memuat keaGungan-Mu..<br />
kaRna salah satu impianQ,,,adaLah jd peNuLis&#8230;ga haRus best seLLer juga tak pa&#8230;.asaL bisa dibaca oleh semua orang,,,dibelahan dunia ini&#8230; dan bermanfaat bagi masyarakat&#8230;<br />
semoga terCapai,,,,,Yassirlanaa kuLLaL &#8216;umuri ya Rabb.<br />
&#8216;darmaga, 11 Juni 2010&#8242;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=195&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/belajar-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nice dReam</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/nice-dream/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/nice-dream/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 14:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Semalam aku memimpikan,,aku berda dalam ruangan yang sedang menyenandungkan namamu ya Rasul.. Senang tak terkira,,,,aku bisa bersholawat dalam mimpi&#8230; Andai&#8230;.aku bisa bertemu denganmu wahai kekasih Allah.. Sholatum bissalamiL muBinii.. &#8216;darmaga, 11 Juni 2010&#8242;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=192&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semalam aku memimpikan,,aku berda dalam ruangan yang sedang menyenandungkan namamu ya Rasul.. Senang tak terkira,,,,aku bisa bersholawat dalam mimpi&#8230;<br />
Andai&#8230;.aku bisa bertemu denganmu wahai kekasih Allah..<br />
Sholatum bissalamiL muBinii..</p>
<p>&#8216;darmaga, 11 Juni 2010&#8242;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=192&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/06/11/nice-dream/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Coretan awaL&#8230;</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/05/20/coretan-awal/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/05/20/coretan-awal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 10:04:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penulis itu salah satu impianku]]></category>
		<category><![CDATA[awal]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Cerita kali ini,,.. Seru plus meneGangkan&#8230; Mengawali sebuah epidosa yang terus akan digarap oleh sang sutradara begitu sudah untuk dijabarkan. Menjadi penulis tak semudah bayanganku dulu. Aku kira, menulis itu hanya membutuhkan kertas dan bolpoint atau potlot. Tiba-tiba sebuah mimpi yang mirip dengan sinetron-sinetron di Indonesia datang menghampiriku. Mimpi-mimpi tentang suatu mitos yang diceritakan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=185&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cerita kali ini,,..<br />
Seru plus meneGangkan&#8230;<br />
Mengawali sebuah epidosa yang terus akan digarap oleh sang sutradara begitu sudah untuk dijabarkan. Menjadi penulis tak semudah bayanganku dulu. Aku kira, menulis itu hanya membutuhkan kertas dan bolpoint atau potlot. Tiba-tiba sebuah mimpi yang mirip dengan sinetron-sinetron di Indonesia datang menghampiriku. Mimpi-mimpi tentang suatu mitos yang diceritakan oleh teman sekamarku. Mungkin itu imbas dari aktivitas curhat larut malam tanpa melihat deting jam yang menunjukkan pukul 2 dini hari. Cerita-cerita yang bergulir dari bibir seorang anak desa yang dengan gigihnya bisa mencapai puncak prestasi. Dia memang seorang biasa, namun lika-liku kehidupannya membuatnya lebih luar biasa dariku. Aku tak menyangka bisa bertemu orang-orang amazing sepertinya. Sekilas tentang dirinya, sebelum aku memulai kisah-kisahnya. Pertama kali kutahu namanya, ketika aku dan teman-temanku diruang kelas sedang bersiap untuk pindah ke asrama. Dia datang bersama pamannya dan maju kedepan kelas sambil berkata &#8220;Nama saya Prihatin&#8221;,  kami sekelas tertawa. &#8220;Prihatin???&#8221; nama yang kontras dengan keadaannya yang memprihatinkan menurut kami waktu itu. Namun sekilat dia menangkis dugaanku dan teman-temanku. Katanya namanya bukan bermakna prihatin namun farihatin (senang), berhubung dia dari Jawa (yang kebanyakan sulit untuk melafadzkan huruf arab) maka orang-orang disekitarnya memanggilnya prihatin. </p>
<p>Balik lagi&#8230;.<br />
Setiap jeda waktu khususnya malam hari, jika kita berdua tak lelah. Dia bercerita padaku. Cerita-cerita yang kadang-kadang membuatku merinding ditengah sunyi senyapnya malam. Dia berasal dari desa yang masih memegang banyak misteri-misteri dan mitos. Kebanyakan orang-orang desanya yang dulu, masih mempunyai ilmu-ilmu kejawen. Berawal dari kehidupannya menjadi seorang anak buruh tani miskin yang tak berpendidikan secara formal. Namun mempunyai sopan santun yang luar biasa. Orangtuanya belajar dari suara-suara alam yang erat dengan kesehariannya untuk menafkahi anak-anaknya.  Bapaknya seorang buruh tani yang penuh wibawa, sehingga orang-orang mempercayakan sawahnya untuk digarapnya. Ibunya adalah wanita perkasa yang setia membantu suaminya disawah untuk mburuh tani.</p>
<p>Dia menceritakan padaku, betapa nelangsanya (sedihnya) dia ketika masa kanak-kanaknya harus direnggut oleh kondisi keluarganya yang memprihatinkan. Dan mengharuskan dia untuk terjun langsung membantu orang tuanya mencari nafkah guna membiayai sekolah mbak dan masnya&#8230;&#8230;(to be continued)</p>
<p>PenuLis mau pUlang n&#8217; maKan duLu,,,,,Laper juga biKin tulisan2&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=185&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/05/20/coretan-awal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Story Reality</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/story-reality/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/story-reality/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 05:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pena Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Mama]]></category>
		<category><![CDATA[Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Reality]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak. Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=180&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang<br />
memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia,<br />
tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Saat<br />
membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak,<br />
sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.<br />
Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas.<br />
Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang<br />
parah<br />
sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah.</p>
<p>Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga<br />
puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Sang anak mengerti<br />
bahwa<br />
ibunya tidaklah mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut.<br />
Dan kemudian berkata kepada ibunya &#8220;Ma, saya mau berhenti sekolah dan<br />
membantu mama bekerja disawah&#8221;. Ibunya mengelus kepala anaknya dan<br />
berkata &#8220;Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali<br />
tetapi kamu harus tetap sekolah. Jangan khawatir, kalau mama sudah<br />
melahirkan kamu, pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Cepatlah pergi<br />
daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa kesana&#8221;.<br />
Karena<br />
sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan kesekolah, mamanya<br />
menampar sang anak tersebut. Dan ini adalah pertama kalinya sang anak<br />
ini dipukul oleh mamanya.</p>
<p>Sang anak akhirnya pergi juga kesekolah. Sang ibunya terus<br />
berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang<br />
pergi menjauh. Tak berapa lama, dengan terpincang-pincang dan nafas<br />
tergesa-gesa Ibunya datang kekantin sekolah dan menurunkan sekantong<br />
beras dari bahunya. pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras<br />
dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu<br />
menimbangnya<br />
dan berkata &#8220;Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan<br />
kecil, kalian lihat, disini isinya campuran beras dan gabah. Jadi<br />
kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran&#8221;. Sang<br />
ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas<br />
tersebut.</p>
<p>Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk<br />
kedalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong<br />
beras dari kantong tersebut dan melihat. Masih dengan alis yang<br />
mengerut dan berkata: &#8220;Masih dengan beras yang sama&#8221;. Pengawas itupun<br />
berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan<br />
kemudian berkata : &#8220;Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami<br />
akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama,<br />
kalau<br />
tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna. Selanjutnya<br />
kalau begini lagi, maka saya tidak bisa menerimanya&#8221;</p>
<p>Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali kesekolah. Sang<br />
pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata &#8220;Kamu<br />
sebagai mama kenapa begitu keras kepala, kenapa masih tetap membawa<br />
beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu !&#8221;. Dengan berlinang<br />
air<br />
mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata:<br />
&#8220;Maafkan saya bu, sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis&#8221;.<br />
Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa<br />
berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut menghapus air mata dan<br />
berkata<br />
&#8220;Saya menderita rematik stadium terakhir, bahkan untuk berjalan pun<br />
susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku<br />
dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. Tapi saya<br />
melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi.&#8221; Selama ini dia tidak<br />
memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Lebih-lebih<br />
takut melukai harga diri anaknya. Setiap hari pagi-pagi buta dengan<br />
kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk<br />
mengemis. Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung<br />
sendiri. Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan<br />
kesekolah.</p>
<p>Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak sadar air mata<br />
Pengawas itupun mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu tersebut dari<br />
lantai dan berkata &#8220;Bu sekarang saya akan melapor kepada kepala<br />
sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu.&#8221; Sang<br />
ibu<br />
buru- buru menolak dan berkata &#8220;Jangan, kalau anakku tahu ibunya<br />
pergi<br />
mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga<br />
dirinya. Dan itu akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu<br />
dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bisa menjaga<br />
rahasia ini.&#8221;</p>
<p>Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah.<br />
Secara diam- diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya<br />
hidup anak tersebut selama tiga tahun. Tiga tahun kemudian, sang anak<br />
tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi Qing hua dengan nilai 627<br />
point.</p>
<p>Dihari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang<br />
ibu dari anak ini duduk diatas tempat duduk utama. Ibu ini merasa<br />
aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, tetapi mengapa<br />
hanya ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi disana masih<br />
terdapat tiga kantong beras. Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju<br />
kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi<br />
anaknya bersekolah. Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras<br />
itu dengan penuh haru dan berkata : &#8220;Inilah sang ibu dalam cerita<br />
tadi.&#8221; Dan mempersilakan sang ibu yang sangat luar biasa tersebut<br />
untuk naik keatas mimbar. Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-<br />
ragu<br />
melihat kebelakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan<br />
keatas mimbar. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Pandangan<br />
mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. Akhirnya sang anak pun<br />
memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata &#8220;Oh Mamaku&#8230;&#8230;</p>
<p>Pepatah mengatakan: &#8220;Kasih ibu sepanjang masa, sepanjang jaman<br />
dan sepanjang kenangan&#8221;. Inilah kasih seorang mama yang terus dan<br />
terus memberi kepada anaknya tak mengharapkan kembali dari sang anak.<br />
Hati mulia seorang mama demi menghidupi sang anak berkerja tak kenal<br />
lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagian serta<br />
sukses dimasa depannya. Mulai sekarang, katakanlah kepada mama<br />
dimanapun mama kita berada dengan satu kalimat &#8220;Terimakasih Mama..<br />
Aku Mencintaimu, Aku Mengasihimu. .. selamanya&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=180&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/story-reality/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BEASISWA BUD DEPAG S1 Lulusan 2010</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/beasiswa-bud-depag-s1-lulusan-2010/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/beasiswa-bud-depag-s1-lulusan-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 05:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO BEASISWA]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa S1]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa tahun 2010]]></category>
		<category><![CDATA[BUD DEPAG]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Berprestasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[DEPARTEMEN AGAMA R.I. DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4, Telepon : 3811642, 3811654, 3812216, 3812679, 3811214 J A K A R T A ============================================================ PENGUMUMAN PENERIMAAN PESERTA PROGRAM BEASISWA SANTRI BERPRESTASI (PBSB) KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2010 Kebijakan pembangunan pendidikan mencakup tiga aspek yaitu: perluasan akses, peningkatan mutu, dan tata kelola. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=172&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DEPARTEMEN AGAMA R.I.<br />
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM<br />
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4,<br />
Telepon : 3811642, 3811654, 3812216, 3812679, 3811214<br />
J  A  K  A  R  T  A<br />
============================================================</p>
<p>PENGUMUMAN<br />
PENERIMAAN PESERTA PROGRAM BEASISWA SANTRI BERPRESTASI (PBSB)<br />
KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2010</p>
<p>Kebijakan pembangunan pendidikan mencakup tiga aspek yaitu: perluasan akses, peningkatan mutu, dan tata kelola. Perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan Islam mengisyaratkan keseriusan Kementerian Agama RI dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat di dunia pendidikan. Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi santri berprestasi dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. bermaksud menjaring  santri terbaik di kelas III pada Madrasah Aliyah (MA) atau yang sederajat di pondok pesantren untuk mengikuti program pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).</p>
<p>PERSYARATAN  SELEKSI<br />
a. Tercatat sebagai siswa/i kelas III Madrasah Aliyah (MA) atau yang sederajat<br />
di pondok pesantren.<br />
b. Berstatus sebagai santri aktif yang bermukim dan belajar/nyantri di pondok pesantren<br />
sekurang-kurangnya selama 2 (dua) tahun.<br />
c.  Sehat jasmani dan rohani.<br />
d. Pada saat mendaftar berumur tidak lebih dari 20 tahun, terhitung tanggal<br />
13 Maret 2010.<br />
e. Memiliki prestasi yang baik selama  pendidikan 5 semester berturut-turut  dengan<br />
nilai minimal 70 (skala 100)  untuk tiap mata pelajaran:</p>
<p>Program IPA              : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris.<br />
Program IPS              : Ekonomi,  Geografi,  Sosiologi,  Bahasa  Indonesia  dan<br />
Bahasa Inggris.<br />
Program Bahasa        : Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Antropologi,<br />
Sastra Indonesia dan Bahasa Asing lain.<br />
Program Keagamaan : Bahasa Arab, Ilmu Hadist, Ilmu Tafsir, Fiqih, Bahasa Inggris.</p>
<p>f.  Diajukan oleh Pimpinan Pondok Pesantren santri yang bersangkutan.</p>
<p>WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN<br />
Pendaftaran dimulai pada tanggal 5 Februari s/d 5 Maret 2010 di Kantor Wilayah Kementerian Agama masing-masing.</p>
<p>MATERI TEST/SELEKSI<br />
1.  Test Bakat Skolastik (TBS)<br />
2.  Test Kemampuan Akademik<br />
3.  Test Kemampuan Bahasa Inggris<br />
4.  Test Kepesantrenan<br />
5.  Test Bahasa Arab</p>
<p>WAKTU DAN TEMPAT SELEKSI<br />
Seleksi dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2010 di 29 Kantor Wilayah Kementerian Agama RI.</p>
<p>PEMBIAYAAN<br />
Kementerian Agama RI akan menanggung komponen pembiayaan sebagai berikut:<br />
1. Biaya seleksi.<br />
2. Biaya pendidikan pre-university (matrikulasi/orientasi/bridging program).<br />
3. Biaya pendidikan (SPP dan Sumbangan Dana Pengembangan Akademik (SDPA).<br />
4. Bantuan Biaya hidup (living cost).</p>
<p>PERGURUAN TINGGI MITRA<br />
Peserta yang lulus seleksi akan studi pada perguruan tinggi mitra: Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Institut  Teknologi  10  November  (ITS)  Surabaya,  Institut  Pertanian  Bogor  (IPB),  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Mataram, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan IAIN Walisongo Semarang.</p>
<p>Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Seleksi Peserta PBSB Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. dengan nomor telepon 021-3811810 atau melalui website http://www.pondokpesantren.net.</p>
<p>Jakarta, 3 Februari 2009</p>
<p>Direktur Jenderal Pedidikan Islam</p>
<p>ttd</p>
<p>Prof. Dr. H. Mohammad Ali, MA</p>
<p>Download-an formulir bisa diambil di www.pondokpesantren.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=172&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/10/beasiswa-bud-depag-s1-lulusan-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuknya..</title>
		<link>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/09/untuknya/</link>
		<comments>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/09/untuknya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 06:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chalim</dc:creator>
				<category><![CDATA[About Me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dewichalim.wordpress.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Tak kan pernah Q hapus namanya dari pikirku&#8230; Biarlah dia melekat pada hatiku&#8230; Meski dia jauh dariQ&#8230; Kalaupun bukan jodohku,,,, Aq takkan menyesal,,, Aq rela,,, PAsti ada yang lebih baik darinya.. Biarlah dia menjadi kenangan terindah bagiku..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=169&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak kan pernah Q hapus namanya dari pikirku&#8230;</p>
<p>Biarlah dia melekat pada hatiku&#8230;</p>
<p>Meski dia jauh dariQ&#8230;</p>
<p>Kalaupun bukan jodohku,,,,</p>
<p>Aq takkan menyesal,,,</p>
<p>Aq rela,,,</p>
<p>PAsti ada yang lebih baik darinya..</p>
<p>Biarlah dia menjadi kenangan terindah bagiku..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dewichalim.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dewichalim.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dewichalim.wordpress.com&amp;blog=7844213&amp;post=169&amp;subd=dewichalim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dewichalim.wordpress.com/2010/02/09/untuknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a7a764e34d128f616eb74b7cc3d59e99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewichalim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
